oke, gw menulis ini bukan tidak berdasar pada fakta, tapi justru inilah fakta.
Tanggapan mengenai pria lebih kuat dari wanita? tidak juga, mungkin secara fisik rata-rata para pria lebih kuat dari wanita. Tapi soal perasaan??
yakinkah bahwa perasaan wanita mudah terluka? dan lemah? hanya bisa menyelesaikan persoalan dengan menangis??
buang jauh-jauh anggapan itu setelah kalian tahu beberapa fakta-fakta yang tidak bisa kalian pungkiri.
pernah liat film Titanic??
film yang terinspirasi dari kejadian nyata, dan gw yakin pasti kalian pun pernah liat film itu.
gw gak akan bahas tentang siapa nama aktor atau aktris yang berperan dalam film itu, atau tahun berapa kapal titanic tenggelam..
tapi, kalian merhatiin gak waktu Titanic akan tenggelam, ketika awak kapal mulai menurunkan sekoci, waktu orang-orang mulai berebut agar bisa naik ke dalam sekoci, semua ingin selamat, dan semua ingin naik sekoci.
Tapi nyatanya?? gak semua orang bisa naik sekoci, apalagi ketika awak kapal bilang wanita dan anak-anak yang harus didahulukan, cuma wanita dan anak-anak yang boleh naik sekoci.
pertanyaannya, Kenapa harus wanita dan anak-anak??
oke, kalau dipikir pakai logika emang benar, wanita dan anak-anak lebih lemah daripada pria, bahkan disalah satu alat intelegensi dari Weschler ada satu pertanyaan "Kenapa ketika terjadi kecelakaan, wanita dan anak-anak harus ditolong lebih dahulu??" dan jawaban yang menurut skala Weschler termasuk dalam kategori cerdas, kalo jawabannya "Karena wanita dan anak anak lebih lemah"
then, the question is, IS IT TRUE??
yes!! Of course, physically..
Jelas sekali kalo wanita dan anak-anak pasti lebih lemah dari pria secara fisik. Makanya, kebanyakan dari korban
abuse adalah wanita dan anak-anak. Selain secara fisik, keberadaan wanita dan anak-anak juga cenderung dilemahkan.. maksudnya sebenarnya bisa tidak lemah, namun dibuat lemah oleh pihak-pihak yang entah punya urusan apa.
Mungkin kalau dalam hal ini, tidak terlalu nampak di anak-anak, namun benar-benar tampak pada wanita. Misalnya saja, korban perkosaan, udah jadi korban, bukannya dibela, tetap aja disudutkan, tetap aja dipersalahkan.. yang pakai baju menggoda lah, jalan sendiri malam-malam lah, siapa suruh gak bisa jaga diri lah, atau whatever the bullshit statement itu!!
Atau anggapan orang bahwa wanita itu cengeng, senjatanya cuma nangis, dan semuanya pun beres hanya dengan menitikan air mata. Apa iya begitu??
Apa benar wanita dan anak-anak hanya bisa menangis?? Apa benar mereka selemah itu??
Gw termasuk orang yang concern ke anak-anak juga wanita, dan gw paling gak terima kalau anak-anak atau wanita diperlakukan tidak adil.
Kalo menurut gw, wanita dan anak-anak bukan lemah, they just SOFT. Oke, tolong bedakan soft dan lemah ya!
Mereka itu mahluk yang lembut.. tapi mereka justru sangat kuat!!! can you believe? banyak anak-anak yang sekarang kerja layaknya orang dewasa, jadi buruh di tambang atau proyek-proyek tertentu, bahkan wanita pun ada yang mengerjakan pekerjaan laki-laki, bisa bayangkan atau mungkin kalian pernah lihat, ada wanita bisa jadi supir truk?? Udah bisa ngerjain kerjaan pria, mereka juga tetap bisa jalanin kodratnya sebagai wanita...balik lagi ke rumah, ngurus anak-anak, ngurus suami..
Gw benar-benar tersentuh waktu gw pulang ke rumah (fyi: gw ngekost) selama ini, gw pikir gw udah jadi mahasiswi yang sibuuuuk banget entah dengan urusan kampus atau apalah, tapi ternyata mamah gw jauuuuuuuuuuh lebih sibuk dibanding gw, mamah yang bekerja sebagai bidan di RSUD Tangerang berangkat pagi tapi beliau gak pernah lupa nyiapin sarapan dan masak makanan untuk makan siang sebelum berangkat kerja jam 7 pagi, pulang jam 3 sore, belum sempat istirahat, udah beres-beres rumah lagi, dan jam 5 sore udah harus berangkat ke rumah praktek hingga pulang ke rumah jam 9 atau 10 malam. Tapi gak selesai sampai disitu, karena mamah juga merangkap sebagai dosen di berbagai akademi kebidanan, jadi malam hari itu dengan rasa kantuk yang luar biasa tetap saja mamah membuat bahan ajar sebuah dokumen dengan format power point yang gak mungkin cukup satu sampai dua jam, terlebih mamah sudah berumur, pasti tidak akan secepat kerja orang yang masih fresh dalam hal teknologi.
kegiatan itu berlangusng terus menerus.. dan satu yang paling gw bangga,
MAMAH GAK PERNAH NGELUH, ATAU NGERASA CAPEK, YANG DIA TAU SEMUA INI DILAKUKAN DEMI KELUARGANYA. she did it full heartedly!!
Gak salah dong kalo gw bilang wanita lebih kuat dibanding pria??
bisakah pria melakukan hal seperti wanita? bisakah dia concern kedua hal berbeda dalam satu waktu??
maybe it's just physic, but in soul? woman be a winner.
pernah merhatiin gak? biasanya, pasangan yang wanitanya meninggal lebih dulu, sebagian besar prianya pasti nyusul gak lama kemudian, kalo gak nikah lagi.. jarang banget yang bisa bertahan lama, palagi sendiri..
bandingkan sama wanita yang di tinggal suaminya lebih dulu, sebagian besar pasti bisa bertahan hidup lebih lama walaupun tanpa menikah lagi.
ini data bukan gw ambil iseng-iseng loh, coba aja ke BPS kalo gak percaya, cek jumlah janda sama duda banyakan mana.
Dan anak-anak, mereka tentunya punya masa depan yang lebih panjang (asumsinya...), masih ada harapan untuk membuat masa depan yang lebih cerah dari saat ini... Anak-anak memang mudah dipengaruhi, makanya banyak penipuan yang dilakukan lewat anak-anak, tapi you have to remember bahwa cuma orang yang percaya yang bisa dipengaruhi, dan cuma orang yang tulus yang bisa dipercaya... jadi kesimpulannya, gak ada orang dewasa yang memiliki hati setulus hati yang dimiliki oleh anak-anak...
Jadi sebenarnya, maksud dari penyelamatan anak-anak dan wanita yang didahulukan bukan semata-mata karena mereka lebih lemah dari pria, tapi justru karena mereka yang akan menjadi kuat, dan menguatkan para pria nantinya.
Maaf buat pria yang baca blog ini jika kalian jadi kecil hati atau malah tersinggung, karena gw sama sekali ngga mendiskreditkan pria...
Wanita dan anak-anak tetap butuh sosok pria untuk melindungi, untuk menjaga ketika kekuatan mereka mulai dilemahkan... bukan justru melemahkan atau menginjak-nginjak keberadaan mereka.
untuk mencapai kehidupan yang
HEBAT di muka
BUMI ini,
KITA HARUS SELARAS, SERASI dan SEIMBANG, jadi please buang jauh-jauh tentang pemikiran bahwa wanita dan anak-anak lemah.